Setelah semalaman berpikir KRS nya gak disetujui gara-gara ada mata kuliah TEP470 a.k.a Ergonomika dan Keselamatan Kerja yang notabenenya bukanlah mata kuliah yang disarankan di semester 5 ini,, tapi untuk semester 7..
Tepat jam 10.15 WIB,, Pak Gatot (Dosen PA-ku) tiba di depan kantornya, membuka pintu dan sesegera mungkin aku meloncat dari obrolan yang menurutku penting..
langsung saja kujelaskan segala penat yang ada nebgenai KRS ini..
n then, setelah mendengar semua alasan yg telah kuutarakan..
3 tanda tangan dari Beliau pun tertoreh di atas masing2 KRS..
Alhamdulillah…
10 Aug
Terjawab Sudah
9 Aug
Hasil KRS untuk semester 5
Sempet dibuat bingung selama 3 hari tepatnya tanggal 6-8 Agustus 2009,, Akhirnya (Alhamdulillah) tersusun pula KRS buat semester 5.. Tapi masih ada satu mata kuliah yang masih belum fix diambil yaitu TEP470.. emg bisa ya di TEP-IPB anak sem 5 ngambil mk sem7?? semoga aja bisa deh..
Berikut hasil KRS nya:
| Kode MK | Nama Matakuliah | Kelas | SKS | BPMK X SKS (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| KOM331 | Rekayasa Perangkat Lunak | 4 | 3(2-3) | 150.000 |
| TEP300 | Kewirausahaan Teknik | 1 | 1(1-0) | 30.000 |
| TEP310 | Motor dan Tenaga Pertanian | 2 | 3(2-3) | 150.000 |
| TEP320 | Hidrologi Teknik | 1 | 2(2-0) | 60.000 |
| TEP330 | Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian |
1 | 3(3-0) | 75.000 |
| TEP331 | Ekonomi Teknik | 1 | 2(2-0) | 60.000 |
| TEP360 | Lingkungan dan Bangunan Pertanian | 1 | 3(2-3) | 150.000 |
| TEP370 | Instrumentasi dan Kontrol | 1 | 3(2-3) | 150.000 |
| TEP470 | Ergonomika dan Keselamatan Kerja | 1 | 2(2-0) | 60.000 |
| Total | 22 | 885.000 | ||
15 Feb
Teknik Pertanian,, adakah yang salah?
Setiap orang menilaiku salah dalam hal kuliah di jurusan ini. awalnya, aku pun merasakan hal yang sama. mereka selalu memojokkanku dengan kata – kata “cangkul”, “nanam”, dan lain sebagainya. kata mereka lebih baik langsung aja jadi petani daripada kuliah cuma buat belajar nyangkul. identik dengan itu pula, mereka menganggap pertanian mungkin sangatlah tidak penting terlebih belajar hanya untuk mengetahui hal yang petani saja sudah tahu.
Tidak hanya teman-temanku yang sering melafadzkan ucapan-ucapan hinaan seperti itu, keluargaku juga sering melakukan hal tersebut. “Iya, biar selesai kuliah langsung bekeng kobong (kebun) truz nyangkul.. Hahahaha”, seperti itulah biasanya mereka berkata kepadaku. aku tidak dapat berbuat apa-apa lagi, karena keadaan yang terus membatasiku dalam berbagai hal. yah, apa boleh buat, aku harus menerima segala hinaan itu..
Sekarang mungkin aku sudah dapat berbangga hati bahwa saya bisa diberi kesempatan menjadi mahasiswa teknik pertanian di salah satu perguruan tinggi negeri yakni Institut Pertanian Bogor. Dosen-dosenlah yang membuat keadaan menjadi berbalik. kuyakinkan kembali diriku yang selalu bertanya dalam hati “Teknik Pertanian, adakah yang salah dengan jurusan ini??”bahwa aku tidak salah dalam hal yang satu ini.
Dosen yang berhasil meyakinkanku adalah Prof. Hadi K. Purwadaria, beliau mengeluarkan sebuah kalimat yang mebuatku menjadi penasaran setengah mati. apakah kalimat itu? “Teknik berbeda dengan tehnik”, itulah sebuah kalimat yang hanya terdiri dari 4 buah kata yang dapat merubah keyakinanku. tehnik adalah cara dalam melakukan sesuatu sedangkan teknik adalah sebuah sistem yang terintegrasi. “memang kita dianggap jurusan yang tidak penting, karena hanya mencari tahu caramencangkul dan lain sebagainya”, lanjutnya, “biarkan saja mereka berkata seperti itu, karena suatu saat nanti tanpa ada jurusan kita ini, mereka mungkin tidak akan mendapatkan pangan dengan mudah”. begitulah kalimat yang terus berada dalam benakku setiap ada orang yang menghinaku dengan keputusan yang kupilih ini. sekarang, aku sudah biasa mendengar hinaan-hinaan seperti itu. biarlah apa kata mereka, sempat ku memikirkan untuk balas dendam, tapi buat apa mending seperti iklan yang berbunyi “Talk less Do more” akanlah menjadi yang terbaik.
Selain hal diatas, hal lainnya yang membuatku menjadi lebih yakin adalahmata kuliah yang aku dapat selama 3 semester ini. disitulah, mataku mulai terbuka untuk masa depanku dengan tak menghiraukan hinaan yang selalu ditujukan kepadaku. aku gak nyangka kalo jurusan ini merupakan jurusan yang menanamkan berbagai modal hidup buat mahasiswa. jurusanku selalu menghasilkan orang yang ahli dalam sipil, informatika, manajemen, elektro, mesin, serta keahlian dalam pengolahan pangan. mungkin, anda sekalian pasti penasaran, kenapa bisa??
Aku sudah menjadi sosok yang kuat akan hinaan tersebut, aku berhasil meyakinkan diriku bahwa tidak ada yang salah dengan TEKNIK PERTANIAN. selamat tinggal hinaan-hinaan !?! aku tidak akan memperpanjang umur kalimat itu dalam benakku lagi.. Amien